Arsip untuk Februari, 2009
Facial : Memanjakan kulit tampanmu
24 Februari 2009Valentine
11 Februari 20093 hari lagi dunia merayakan valentine dan selama 25 th yang lalu, aku malas atau melupakan momen itu.
Setelah aku menikah, aku bisa merayakannya setiap saat beserta cew cerdas yang selalu menungguku.
Istriku …. I’m coming !
Aku menikah
10 Februari 2009
Hadiah nikah dari Suha
Suha ngasih hadiah boneka pinky ini menjelang kepulanganku ke ciamis. Aku akan menikah ! Kini, Aku sudah menikah. Status abstrakku berubah menjadi seorang suami, meski di KTP masih bergelar belum kawin.
1 Februari 2009. Aku bakal mengingat momen bersejarah itu (dan temanz yang sudah meluangkan untuk hadir di pernikahan saya. Bayu says thank you all). Mitsaqon gholizo telah terucap, dan teriring doa keberkahan bertabur dalam kebahagiaan.
“Diantara tanda-tanda keangungan Allah, ialah Dia ciptakan bagimu, dari jenis-jenismu sendiri, pasangan-pasangannya. Supaya kamu hidup tentram bersamanya, dan Allah jadikan bagimu cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya dalam hal itu ada tanda-tanda bagi orang-orang yang mau berfikir”. [QS 30 : 21]
“Nak … niat yaa. Nikah ini untuk ibadah“
Kata-kata orang tua menjelang akad itu menyejukkan hati kami, sekaligus mengawali langkah dengan hati yang lurus, insya Allah. Dalam doa restu dan adat bersimpuh di kaki mereka, doa pun mengalir “Barakallahu laka wabaroka alaika wajamaa bainakuma fii khair. Rabbana hablana min azwajina wazurriyyatina kurrata `aunin waj`alna lilmuttaqina imama”.
-embun pagi begitu hangat menyapaku-
